Sunday, February 5, 2012

PM Inggris Belanja Sayur di Supermarket

Perdana Menteri Inggris, David Cameron, mengantre di kasir sebuah supermarket di Devon, Jumat (3/2/2012), dengan keranjang penuh ikan segar dan sayuran buat menu makan malam keluarganya.

Harian Daily Mail melaporkan, Cameron masuk ke cabang supermarket Morrisons saat dalam perjalanan pulang ke Oxfordshire, setelah seharian di Plymouth, Devon, untuk bertemu dengan Angkatan Laut Kerajaan (RM) Inggris. Dia habiskan waktu sekitar 15 menit di dalam supermarket di pinggiran kota itu. Cameron terlihat menyusuri lorong-lorong supermarket dan sempat mengejutkan sejumlah pelanggan lain. Ia memilih item makan seperti ikan, kentang, lemon, dan buah-buahan.

Salah seorang pembeli yang berada dalam toko yang sama selama kunjungan mendadak Cameron pada siang itu mengatakan, "Dia masuk antrean dan melakukan transaksi. Ada reaksi yang konservatif. Orang-orang memperhatikan dia, tapi tidak ada orang yang mengerumuninya. Ada sejumlah orang mengobrol dengan dia saat dia dalam antrean, itu membuatnya butuh waktu sekitar lima menit sebelum dilayani (kasir)."

Sejumlah pembeli lain tampak bingung dengan kunjungan itu. Orang yang ada di depan Cameron dalam antrean bermain dengan teleponnya saat menunggu untuk membayar belanjaan. Orang itu tampaknya tak menyadari bahwa ada pengunjung VIP dalam antrean di belakangnya.

Mike Cliff, manajer Plymstock, toko yang dikunjungi Cameron, mengatakan, "Kami terkejut dan senang melihat Perdana Menteri muncul di Morrisons untuk belanja akhir pekannya."

Sebelum ke supermarket itu, Cameron mengunjungi Barak Stonehouse di Plymouth, markas besar Angkatan Laut Kerajaan. Dia juga melakukan tur Devonport Dockyard. Di sana ia melihat sebuah kapal selam nuklir dan berhenti di Endsleigh Garden Centre di Ivybridge di mana ia bertemu para staf.

Apakah Cameron ingin menaikkan citra atau mendapatkan publisitas gratis dengan berlaku layaknya orang biasa? Entahlah. Yang pasti, sudah beberapa kali Cameron melakukan hal-hal yang tidak biasanya dilakukan para pejabat penting sebuah negara. Tahun lalu ia pelesiran berdua dengan istrinya ke Spanyol dengan menggunakan pesawat komersial.Saat berkunjung ke Italia, pada musim panas lalu, permintaan tolongnya kepada seorang gadis pelayan kafe untuk memindahkan gelas kopinya ke meja lain ditolak. Gadis itu tidak tahu kalau tamunya itu adalah Perdana Menteri Inggris. Ketika itu, Cameron memang dalam perjalanan liburan pribadi. Dua minggu lalu, ia juga menjadi berita ketika dengan cekatan menolong pengasuh anaknya, seorang perempuan asal Nepal, yang tampak panik saat memarkir mobil di depan Downing Street, rumah dan kantor Perdana Menteri Inggris.

Read more »

Keluarga Ribut Harta Kekayaan Ade Namnung

Presenter kocak Ade Namnung menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (31/1/2012) lalu. Belum ada sepekan kematian Ade, kini keluarga meributkan soal harta kekayaan Ade.

Ade memang lebih dekat dengan keluarga angkat, Ramon Papana ketimbang orangtua kandungnya. Kini ibunda kandung Ade, Hariningsih mendatangi kediaman Ramon untuk mempertanyakan semua harta peninggalan Ade.

Hariningsih mendatangi kediaman Ramon di Jl Alam Hijau, Taman Pasadena, Sentul City, Bogor pada pukul 11.45 WIB, Sabtu (4/2/2012). Ia didampingi adik kandung Ade, Rizal Prasetyo dan kerabat lainnya.

Jumlahnya sekitar 12 orang dalam 4 mobil rombongan. Satpam setempat pun melihat kejadian tersebut dan mencoba mengamankan situasi. Hariningsih meminta sertifikat rumah dan tanah yang ditinggali Ramon karena mereka merasa itu milik Ade.

"Ada yang mengaku preman dan juga polisi. Mereka minta sertifikat rumah, setelah dijelasin papa dan dikasih lihat bahwa sertifikat itu atas nama papa sendiri mereka makin emosi," ungkap putri Ramon, Dilla kepada detikhot.

Sejak Ade meninggal, keluarga kandungnya memang sudah sempat menyinggung masalah tersebut pada Ramon. Namun karena masih dalam suasana berduka, mereka pun memilih diam.

"Udah sabar si papa, maunya nanggepin pas 40 harian Namnung. Tapi nggak bisa. Keluarganya udah kebangetan," jelasnya.

Read more »

Tiga Bisnis Lewat Internet Paling Laris di Jepang

Ekspansi para pedagang di Jepang semakin meningkat, terutama setelah terjadi bencana di awal tahun 2011.

Bencana tersebut memang menghancurkan infrastruktur mereka, namun ternyata justru menyulut semangat untuk kembali bangkit dan berbisnis lebih luas lagi.

Salah satu cara berdagang yang paling digemari saat ini adalah melalui internet alias online, apakah itu merancang situs sendiri atau bekerja sama dengan situs ecommerce alias jual beli online.

Dari sekian banyak produk yang ditawarkan di internet, ada tiga produk yang paling digandrungi oleh masyarakat Jepang. Apakah anda bisa menebak apa saja produk-produk tersebut?

Pertama adalah pakaian pria (muda-dewasa muda) bernama Silver Bullet. Perusahaan yang didirikan oleh anak muda asal Tokyo, Koh Takagi, ini menjual aneka pakaian trendi untuk remaja Jepang masa kini.

Target pasarnya, anak muda sekitar 18-25 tahun yang sudah pasti punya akses mudah ke internet. Sebanyak 90% omzetnya didapat melalui online, meskipun ia punya banyak toko yang tersebar di seluruh Jepang.

"Kalau menjual lewat internet, pembeli sudah tau ketersediaan barang. Tidak seperti melihat iklan di majalah lalu anda pergi ke toko, belum tentu barang yang ada inginkan tersedia," kata Koh di Tokyo, Jepang, Minggu (5/2/2012).

Ia mengatakan, tidak semua remaja Jepang juga punya banyak waktu berbelanja, sehingga membutuhkan cara yang cepat serta pilihan yang banyak dalam waktu singkat.

"Kalau lewat online kan ketahuan, masih ada atau tidaknya barang dengan cepat dengan hanya belanja dari rumah," katanya.

Produk yang dijualnya mulai dari baju, celana, jaket sampai sepatu. Harganya bervariasi mulai dari 5.000 yen sampai 25.000 yen (1 yen = Rp 100).

Selain situs sendiri, Silver Bullet juga tergabung di situs jual beli (ecommerce) nomor satu di Jepang, Rakuten Ichiba. Koh memperluas pangsa pasar di situs jual beli tersebut.

Silver Bullet menjadi toko fesyen paling populer di anak muda Jepang. Bahkan, ia pernah ikut Japan EXPO yang digelar di Prancis belum lama ini.

Lalu, kedua adalah bir. Ya, orang Jepang termasuk masyarakat dengan konsumsi bir cukup tinggi. Jepang punya minuman keras khas bernama sake, tapi tetap konsumsi bir nya cukup tinggi.

Naoyuki Hide merupakan pembuat bir lokal yang memulai usahanya pada tahun 1997 dengan merek Yonayona no Sato. Waktu itu, internet masih minim, ia menjual produknya penuh percaya diri karena bir yang diproduksinya merupakan campuran baru.

"Bir kami cukup unik, sehingga dalam 3 tahun pertama penjualannya naik sangat tinggi. Saat itu belum banyak kompetitor juga," kata dia.

Sayangnya, dalam lima tahun berikutnya, penjualan mereka turun terus dari tahun ke tahun. Saat itu Naoyuki terpikir untuk melebarkan usahanya melalui internet.

Karena minim pengalaman membuat situs pribadi, ia akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Rakuten.

"Mereka membantu tingkatkan penjualan saya dalam empat tahun terakhir. Target saya sekarang bisa berjualan di tiap acara baseball seluruh Jepang," imbuhnya.

Sekarang, setelah punya banyak cabang di seluruh Jepang, ia tidak terlalu banyak mengandalkan penjualan online meski 20% diantara omzetnya dari internet.

Namun, ia sangat berterima kasih kepada dunia digital karena lewat situlah namanya mulai dikenal oleh seluruh Jepang. Ia juga sangat tertarik untuk melebarkan usahanya ke pasar ekspor.

Terakhir, yaitu aksesoris wanita, mulai dari penghias kuku, kalung, gelang dan lain-lain ternyata paling banyak diincar kaum hawa negeri sakura.

Wanita bernama Megumi Matsuo memulai usaha aksesoris Nail Yasan di tahun 1998 sendirian. Waktu itu, ia sadar internet akan berkembang pesat sehingga memutuskan untuk ikut gabung di situs jual beli.

"Waktu itu Rakuten belum lama dibentuk, saya ingin daftar tapi ditolak, karena saya bukan sebuah perusahaan, tapi hanya saya sendiri," ujar Megumi.

Akhirnya, ia memutuskan untuk membuka situs sendiri. Meski awalnya cukup merepotkan, namun uang yang dihasilkan cukup banyak, sekitra 200 ribu yen per tahun.

"Saya kaget dengan jualan online omzetnya cukup tinggi. Akhirnya saya serius bergabung dengan Rakuten untuk meningkatkan pendapatan," imbuhnya.

Akhirnya, pada akhir 2001 ia bisa bergabung dengan situs nomor satu di Jepang tersebut. Setelah itu ia mulai punya karyawan dan menerima pesanan dari seluruh Jepang.

Salah satu basis kuat penopang bisnisnya adalah konsumen yang setia. Target konsumennya adalah para wanita remaja Jepang yang trendi. Ia memperlakukan para konsumen ini seperti temannya sendiri sehingga sangat setia sampai saat ini.

Read more »

Saturday, February 4, 2012

Hati-hati Beli Kondom di Afrika Selatan

Hati-hati membeli kondom di Afrika Selatan. Pasalnya, pejabat kesehatan setempat menarik 1,35 juta kondom dari peredaran, yang dibagikan saat pesta peringatan seabad Kongres Nasional Afrika.

Kondom-kondom tersebut robek ketika digunakan dan sangat rapuh. Aktivis AIDS, Sello Mokhalipi, mengeluhkan hal tersebut setelah beberapa orang yang datang ke acara kampanye aksi pengobatan yang diselenggarakan kantornya mengatakan kualitas kondom-kondom tersebut tidak baik. Dia mengatakan, mereka menuangkan air ke dalam kondom tersebut dan kondom itu bocor bagaikan saringan teh.

Juru bicara Dinas Kesehatan Provinsi Jabu, Mbalula, mengatakan, departemennya telah menarik kondom-kondom tersebut untuk penelitian lebih lanjut. Puluhan ribu orang menghadiri pesta peringatan tersebut. Afrika Selatan memiliki jumlah pengidap AIDS terbesar di dunia.

Read more »

Pasangan Kanibal dan Vampir Swedia Ingin Menikah

Pasangan terjahat Swedia. Begitu Daily Mail memulai artikelnya, Rabu (1/2/2012), tentang seorang kanibal dan seorang vampir penyembah setan dari negera itu yang telah mengajukan rencana menikah di balik jeruji rumah sakit jiwa.

Isakin Jonsson (33 tahun) telah meminta manusia vampir Michelle Gustafsson (23) menikah dengannya. Jika terwujud, itu akan menjadi perkawinan pasangan terkejam. Kontan saja, proposal Jonsson itu menghebohkan Swedia.

Jonsson membunuh Helle Christensen, ibu lima anak yang ketika itu jadi pacarnya. Ia memenggal kepala perempuan itu, memakan bagian-bagian tubuhnya, lalu membual tentang kejadian itu di internet.

Michelle Gustafsson tak kalah sadis. Perempuan itu menikam seorang orangtua tunggal, seorang pria, hingga tewas dan kemudian meminum darahnya. Sebelum tertangkap, perempuan itu menyebar foto di media online yang memperlihatkan darah menetes dari bibirnya, sambil memegang alat potong listrik dan pisau. Sebuah keterangan di bawah foto itu berbunyi, "Saya ingin menggorok leher orang-orang di kereta bawah tanah."

Pada 13 November lalu, Jonsson memohon, melalui layanan pesan internet di MSN, apakah rekannya sesama napi yang juga pembunuh itu mau menjadi pacarnya. Tampaknya gayung bersambut. Mereka memutuskan bertunangan pada 9 Desember.

Pasangan sesama narapidana itu berada di fasilitas psikiatri berkeamanan ketat di Karsuddens dekat Katrineholm, Swedia. Mereka diperkirakan akan menjalani sisa hidupnya di situ.

Keduanya memilih perawatan kejiwaan tak terbatas demi menyelamatkan diri dari hukuman seumur hidup. Namun, para ahli yakin bahwa mereka berdua memang sangat sakit. Mereka, kata para ahli, akan mati dalam tahanan.

Orang Swedia yang dikenal liberal ngeri dengan kejahatan mereka. Tidak ada politisi yang mau mempertaruhkan kariernya dengan menyerukan pembebasan kedua penjahat itu.

Namun, kedua "setan" itu hidup dalam pengharapan. Gustafsson pada pekan ini mem-posting tulisan di internet, "Kami ingin hidup bersama, memiliki anjing dan menekuni hobi-hobi kami: menindik dan tato." Tunangan kanibalnya menambahkan, "Saya mencintai Michelle. (Saya) belum pernah bertemu orang seperti dia. Saya ingin melakoni hidup yang tidak jahat."

Sejauh ini, pihak pengadilan belum mengatakan apakah permintaan mereka untuk menikah akan dikabulkan.

Read more »

Andreas Diantoro, Presiden Direktur Baru Microsoft Indonesia

Microsoft Indonesia akhirnya menunjuk Andreas Diantoro sebagai Presiden Direktur Microsoft Indonesia setelah sempat mengalami kekosongan posisi Presiden Direktur, sejak akhir Oktober 2011 lalu. Andreas menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat Sutanto Hartono.

Hal tersebut dibenarkan Andreas Diantoro lewat akun Twitter miliknya @andre_diantoro, Jumat (3/2/2012). Ihwal penunjukkan Andreas sebagai Presiden Direktur Microsoft Indonesia awalnya disebutkan Editor in Chief majalah iDEA dan Tabloid Rumah, Alois Wisnuhardana (@wisnuhardana). Tweet tersebut pun disambut Andreas dan diikuti ucapan selamat dari sejumlah koleganya.

"Mohon support & doanya yaaaa?," tulis Andreas. Ia mengakui bahwa penunjukan tersebut telah resmi dan akan mulai menjalankan tugas pada 15 Februari 2012 mendatang.

Sebelum bergabung dengan Microsoft Indonesia, Andreas menjabat sebagai Managing Director Dell Asia, sejak November 2005 silam. Di Dell, Ia memimpin 23 negara di Asia.

Ia juga sempat bekerja untuk Hewlwett Packard (HP), sejak 1994. Pada 1999 sampai 2005, ia menjabat sebagai Managing Director HP Indonesia.

Namun, belum ada konfirmasi langsung dari Microsoft terkait penunjukan ini. Saat dicoba menghubungi Andreas Diantoro untuk meminta konfirmasi langsung, namun nomor ponselnya tidak aktif.

Begitu juga saat Kompas.com mencoba menghubungi Public Relation Executive Microsoft Indonesia, Vinca Reseana Wirasugena, panggilan tidak diangkat.

Read more »